Mencari penghasilan tambahan dari internet kini tidak lagi terbatas pada jualan online atau menjadi influencer. Ada satu celah yang mungkin jarang terpikirkan oleh banyak orang, namun memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi: menjadi penguji pengalaman pengguna atau pelapor masalah UI/UX. Bayangkan, Anda dibayar hanya untuk berselancar di sebuah aplikasi atau situs web, lalu memberikan komentar mengenai bagian mana yang membingungkan atau tombol mana yang tidak berfungsi dengan baik.
Bagi perusahaan teknologi, kenyamanan pengguna adalah segalanya. Sebuah tombol yang sulit diklik atau warna teks yang menyakitkan mata bisa membuat mereka kehilangan jutaan pelanggan. Di sinilah peran Anda menjadi sangat krusial. Anda bertindak sebagai “detektif” yang mencari celah kekurangan sebelum produk tersebut dilempar ke pasar luas. Menariknya, Anda tidak harus menjadi seorang desainer profesional untuk memulai jasa ini.
Mengasah Kepekaan Terhadap Antarmuka Digital
Langkah awal untuk terjun ke bidang ini adalah melatih kepekaan visual dan logika navigasi. UI (User Interface) berkaitan dengan tampilan seperti warna, tipografi, dan tata letak, sementara UX (User Experience) lebih fokus pada bagaimana perasaan Anda saat menggunakan produk tersebut. Apakah aplikasinya berat? Apakah alur pendaftarannya berbelit-belit? Semua keresahan Anda sebagai pengguna itulah yang sebenarnya dicari oleh pengembang aplikasi.
Anda bisa mulai dengan mencoba berbagai aplikasi populer dan mencatat apa yang membuat Anda nyaman atau risih. Semakin detail laporan yang Anda buat, semakin tinggi nilai jasa Anda di mata klien. Laporan yang baik biasanya menyertakan tangkapan layar, penjelasan masalah, dan saran perbaikan yang masuk akal.
Memanfaatkan Platform Crowdsourced Testing
Jika Anda bingung mencari klien pertama, internet menyediakan banyak wadah yang mempertemukan pemilik aplikasi dengan para penguji independen. Platform seperti ini sering disebut sebagai crowdsourced testing. Di sana, Anda akan diberikan tugas spesifik, misalnya mencoba fitur pembayaran atau mengecek responsivitas situs di berbagai jenis ponsel.
Bayaran yang ditawarkan biasanya beragam, tergantung pada tingkat kesulitan dan seberapa kritis masalah yang Anda temukan. Jika Anda menemukan bug atau kesalahan fatal pada sistem navigasi, komisi yang didapat tentu jauh lebih besar dibanding sekadar memberikan masukan warna. Konsistensi dalam memberikan ulasan yang jujur dan mendalam akan membangun reputasi Anda di platform tersebut.
Membangun Portofolio Jasa Mandiri
Selain bergabung di platform besar, Anda juga bisa menawarkan jasa ini secara mandiri melalui media sosial profesional. Mulailah dengan membuat konten yang mengulas UI/UX aplikasi-aplikasi yang sedang tren secara gratis sebagai contoh kerja. Ini akan menunjukkan kepada calon klien bahwa Anda memiliki pemahaman yang tajam mengenai standar kenyamanan pengguna modern.
Dunia digital akan terus berkembang, dan setiap aplikasi baru pasti membutuhkan mata manusia untuk memvalidasi kualitasnya. Jasa pelaporan masalah UI/UX bukan sekadar tren sesaat, melainkan profesi yang menjanjikan bagi siapa saja yang jeli melihat peluang di balik layar ponsel mereka. Selama ada aplikasi yang ingin sukses, selama itu pula jasa Anda akan terus dibutuhkan.












